Januari 2021, Neraca Perdagangan RI Surplus 1,96 Miliar Dolar AS

Neraca perdagangan pada Januari 2021 tercatat mengalami surplus 1,96 miliar dolar AS. Capaian ini membuat neraca perdagangan Indonesia sudah surplus selama sembilan bulan beruntun. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menuturkan performa Januari 2021 ini cukup bagus karena ekspor meningkat secara tahunan (year on year).

Menurutnya, dibandingkan Januari 2020, ekspor sektor migas naik 8,30 persen, pertanian naik 13,91 persen, industri naik 11,72 persen, dan sektor tambang naik 16,92 persen. "Jadi performa ekspor pada Januari tahun 2021 jauh lebih bagus dibandingkan posisi 2020. Tentunya ini menimbulkan harapan bahwa ekspor di bulan bulan ke depan akan terus tumbuh dan pemulihan ekonomi berjalan sesuai harapan," kata Suhariyanto. Untuk perkembangan impor, Suhariyanto mengatakan kinerja impor RI masih memiliki banyak catatan dilihat secara tahunan.

Impor barang konsumsi tercatat minus 2,92, bahan baku atau penolong juga minus 6,10 persen, dan barang modal minus 10,72 persen. "Ini mengindikasikan bahwa pergerakan impor belum sesuai dengan harapan," urainya. Adapun dilihat dari komoditas adalah non migas sebagai penyumbang surplus terbesar pada Januari 2021.

"Di antaranya disumbang oleh lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, dan alas kaki," imbuh Suhariyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *