Kenali Gejala Infeksi Akibat Bakteri pada Tulang

Kondisi infeksi pada tulang atau biasa disebut dengan Osteomielitis sebetulnya jarang sekali terjadi. Namun penyakit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus ini dapat menyebar melalui kontaminasi aliran darah atau melalui luka yang terbuka tanpa disadari dan berkembang dari waktu ke waktu sehingga tentu membutuhkan perawatan dari dokter bedah ortopedi Jakarta terbaik yang tentunya berlisensi dan terpercaya.

Meski terdengar asing di telinga, nyatanya bakteri Staphylococcus bisa ditemui di kulit dan hidung manusia yang tentu membuat besarnya kemungkinan infeksi terjadi. Meski sebenarnya jarang menimbulkan masalah, namun jika kondisi kekebalan tubuh melemah maka bukan tidak mungkin bakteri tersebut bisa menginfeksi penderita. Bagi Anda yang sedang memiliki luka terbuka, atau cidera dan dalam penanganan khusus, ada baiknya Anda mengetahui gejala infeksi pada tulang untuk meminimalisir kemungkinan terinfeksi, simak beberapa diantaranya sebagai berikut.

  • Timbulnya rasa nyeri dari area yang terinfeksi

Saat Anda memiliki luka terbuka yang semakin hari semakin terasa sakit, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter yang menangani Anda. Timbulnya rasa nyeri di area luka bisa mengindikasikan bahwa adanya infeksi bakteri Staphylococcus yang menggerogoti tulang. Umumnya kondisi nyeri ini akan dibarengi dengan demam yang berlangsung dalam hitungan jam ataupun hari. Jika semakin lama dibiarkan, maka Osteomielitis akan semakin sulit untuk ditangani.

  • Timbul bengkak dan kemerahan

Untuk luka parah yang tidak terbuka juga kemungkinan terinfeksi bakteri penyebab Osteomielitis melalui sebaran bakteri di aliran darah. Kondisi ini dapat diamati saat timbul pembengkakan dan kemerahan pada area yang dirasa sakit. Lambat laun kondisi ini akan semakin berkembang dan menyebabkan area yang terinfeksi menjadi kaku dan sulit untuk digerakan.

  • Adanya perubahan pola dalam berjalan

Tulang yang terinfeksi bakteri Staphylococcus dalam waktu yang lama dan tidak segera tertangani dengan baik dapat menyebabkan pembengkakan, terutama pada area kaki dan tungkai. Hal ini membuat lama kelamaan timbul perubahan pola dalam berjalan sehingga penderita terlihat seperti pincang. Gejala Osteomielitis yang sedikit menyerupai gejala cidera membuat penanganan akan penyakit yang satu ini memang cenderung sering kali terlambat, sehingga bukan tidak mungkin kondisi infeksi baru diobati setelah beberapa bulan bahkan hingga tahunan.

 

Itu dia beberapa gejala infeksi akibat bakteri Staphylococcus penyerang tulang dan sendi yang bisa Anda kenali. Kondisi infeksi akan semakin berbahaya jika Anda juga mengidap penyakit bawaan lainnya seperti diabetes dan HIV. Untuk itu diperlukan diagnosa yang tepat sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai sehingga rasa sakit yang diderita tidak terus berkepanjangan. Biasanya dokter akan memberikan sejumlah pertanyaan terkait dengan kondisi penderita, termasuk kapan rasa sakit timbul di area tulang dan sendi. Beberapa tes kemudian dapat dilakukan, diantaranya dengan melakukan pemeriksaan darah untuk mengecek jumlah sel darah putih, pemindaian melalui foto Rontgen, USG, CT Scan hingga MRI serta Biopsi tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.