Kisah Fotografer Buta Warna Sebagian, Berawal dari Ajakan Teman hingga Punya Mimpi Keliling Dunia

Seorang warganet bernama Ferdinand Wyvern Alvaro membagikan kisahnya saat terjun di dunia fotografi. Alvaro sebetulnya tidak jauh berbeda dengan fotografer fotografer pemula lain yang masih dalam tahap belajar. Namun, ada hal yang membuat sosok Alvaro unik dibanding fotografer lainnya.

Alvaro diketahui menderita gangguan penglihatan buta warna sebagian atau parsial sejak remaja. Dirinya mengaku sudah menderita buta warna sebagian di kedua matanya sejak duduk di bangku kelas 3 SMP. Alvaro tidak bisa melihat warna merah.

"Awalnya itu sejak SMP kelas 3 ada pemeriksaan kesehatan di UKS dan ada tes buta warna." "Jadi dari situ tahu dan respons saya merasa sedih, karena kok saya nggak bisa dan sedangkan teman teman saya bisa," katanya, Sabtu (12/12/2020). Sedangkan perkenalan Alvaro dengan dunia fotografi sudah dimulai sejak 2018.

Waktu itu dirinya diajak seorang kawannya untuk membuat photoshoot . "Padahal saya nggak jago foto. Dan setelah itu aku merasa seneng melakukan photshoot ," urai pemuda kelahiran 16 Agustus 2000 ini. Alvaro mengaku mendapatkan apresiasi dari temannya yang melihat jepretannya.

Menurut temannya, hasil jepretan Alvaro memiliki hasil memuaskan. "Teman saya bilang bagus bagus fotonya. Dan akhirnya keterusan karena seneng dan enjoy saat pegang kamera." "Jadi saya pikir fotografi adalah passion saya," lanjut dia.

Alvaro tidak memungkiri memiliki kelainan buta warna sebagian menjadi kendala tersendiri saat menggeluti seni melukis cahaya tersebut. Namun, ini tidak membuat dia putus asa, justru membuatnya tercambuk untuk terus belajar dan belajar. "Apalagi dalam proses edit fotonya ya, itu susah sekali bedakan warna. Dan mungkin kesulitan lainnya ketika nggak ada ide kreatif lagi untuk foto," beber Alvaro.

Saat ditanya impiannya, Alvaro sendiri ingin menjadi lebih ahli dalam bidang ini. Bahkan dirinya punya cita cita dapat berkeliling dunia sekaligus melakukan hal yang ia senangi, yakni fotografi. Terakhir, Alvaro menyebut video viral miliknya tidak hanya sekedar konten, tapi juga memiliki sebuah pelajaran.

"Saya berharap setiap orang menemukan passion nya, meskipun kita punya kekurangan." "Jangan jadikan kekuranganmu itu jadi kelemahan bagimu. Tapi buatlah itu jadi motivasi untuk orang lain. Dan jangan pernah menyerah untuk menggapai mimpi mimpi kita," tandasnya. Sebelumnya, video yang menceritakan perjuangan seorang fotografer yang menderita buta warna sebagian viral di media sosial.

Kisah tersebut pertama kali dibagikan oleh akun TikTok bernama @wyvern.alvaro pada awal Desember 2020 lalu. Dalam kontennya, fotografer ini mengaku sudah menderita buta warna sebagai sejak kecil. Namun, ia tidak berputus asa dengan kondisinya.

Ia kemudian terus belajar hingga akhirnya dapat menghasilkan karya karya. Hingga Sabtu (12/12/2020), video milik @wyvern.alvaro telah ditonton lebih dari 38 ribu kali dan mendapat komentar beragam dari warganet lainnya. Ada sebagaian dari mereka yang memberikan pujian terhadap hasil jepretan fotografer ini.

Woi, itu bagus banget ngab ," tulis @Dika. Komentar senada juga diberikan akun bernama @Anggie Janeea. Kaget, vibenya bagus banget woy. Semangat ya ," tulisnya.

Sedangkan warganet lainnya memberikan semangat ke fotografer tersebut. Semangat vibenya udah bagus banget ," tulis @nana. Kekurangan jadi sebuah kelebihan. Kamu hebat hyung ," timpal @Deas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *